Pengenalan Organisasi Character Education Basic Training (CEBT 135)



Character Education Basic Training 135 atau yang lebih dikenal sebagai CEBT 135 adalah sebuah organisasi pemuda yang lebih didominasi oleh para mahasiswa yang berasal dari wilayah Kecamatan Lalembuu.

Para pemuda khususnya dari golongan mahasiswa merupakan agen of change and agen social of control bagi daerah, wilayah, bangsa dan negara. Sebagaimana dalam catatan sejarah bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia tidak terlepas dari campur tangan golongan pemuda intelektual dalam hal ini para pelajar dan mahasiswa.

Sebagai pemuda yang memiliki intelektual maka sudah sewajarnya para mahasiswa memiliki komitmen bersama untuk turut pula berperan aktif  dalam membangun bangsa dan negara tercinta ini, khususnya melalui program-program kepemudaan yang diadakan di daerahnya masing-masing.

Dengan mengacu pada pengalaman sejarah bahwa perubahan besar dalam bangsa dan negara Indonesia berasal dari golongan muda, hal inilah yang mendasari pemuda khususnya mahasiswa dari Kecamatan Lalembuu bertekad membentuk sebuah wadah organisasi yang dapat menyatukan pemuda unggul dari wilayah Kecamatan Lalembuu, untuk bersama-sama ikut aktif dalam membangun perubahan yang lebih baik khususnya dalam dunia pendidikan yang berbasis pendidikan karakter dan kemandirian dalam menghadapi era modern

Para pemuda dari wilayah Kecamatan Lalembuu semakin semangat untuk memperjuangkan program dari CEBT 135. Sementara itu, Character Education Basic Training (CEBT) dibentuk sejak tanggal 1 Maret 2015, oleh alumni SMAN 12 Konawe Selatan.

Dalam rangka mengenal organisasi CEBT 135 lebih dalam, berikut kami berikan uraian singkatnya :

1. SINGKATAN CEBT 135

CEBT merupakan singkatan dari Character Education Basic Training; sementara angka dari 135 merupakan singkatan dari dari tanggal terbentuknya yakni 1 Maret 2015.

2. MAKNA LOGO ANGKA 135

Adapun makna lain dari angka 135 selain sebagai identitas dan waktu terbentuknya adalah sebagai berikut :
  1. Angka 1 bermakna bahwa seluruh kehidupan  dalam alam semesta serta seisinya diciptakan oleh sesuatu yang agung dan menguasai seluruh kehidupan dunia maupun akhirat yakni Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Angka 3 bermakna bahwa setiap jiwa manusia yang di ciptakan oleh TYME memiliki potensi kecerdasan yang terpatri dalam dirinya sejak manusia diciptakan didunia yakni Kecerdasan Intelektual (IQ), Kecerdasan Emosi (EQ), dan Kecerdasan Spiritual (SQ).
  3. Angka 5 bermakna dengan kecerdasan dan potensi yang dianugrahkan oleh TYME maka manusia mampu membuat falsafah bangsa yang terdiri dari lima sila dalam Pancasila yakni : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. VISI DAN MISI

Setiap organisasi maupun perkumpulan tentu memiliki sebuah visi dan misi yang akan di perjuangkan, tidak beda bahwa CEBT juga memiliki visi dan misi yang hendak dicapai bersama dalam organisasi diantaranya :
  1. Visi CEBT 135 yakni "Terwujudnya nilai-nilai yang tercermin dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan dan perbuatan berdasarkan norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.
  2. Misi CEBT 135 yakni: melakukan percepatan transformasi mental, moral, dan spiritual untuk membentuk karakter para pelajar, pemuda dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

4. CORE VALUE

Dalam rangka meningkatkan semangat persatuan diantara anggota maka seluruh anggota memegang teguh nilai budi utama (core value) diantaranya sebagai berikut :
  1. Integritas; Bermakna bahwa bertindak sesuai ucapan dan/atau janji sehingga akan menumbuhkan kepercayaan dari orang lain.
  2. Mental Positif; Bermakna menampilkan perilaku yang mendukung terciptanya lingkungan kerja organisasi yang kondusif dan saling menghargai.
  3. Komitmen; Bermakna bahwa melaksanakan pekerjaan dan/atau misi dengan sepenuh hati untuk mencapai hasil terbaik.
  4. Adil; Bermakna selalu berpikir, bertindak, maupun dalam membuat dan memberikan keputusan dengan konsep cirrcular thinking
  5. Kerja Sama; bermakna melaksanakan tugas dengan saling membantu satu dengan yang lain, baik dalam bentuk tenaga atau ide baru
  6. Visioner; Bermakna seluruh tindakan dan perbuatan serta cara berfikir selalu berorientasi pada masa depan (dunia-akhirat) sebagai kesadaran diri bahwa seluruh manusia akan kembali pada Tuhannya.
  7. Loyalitas; Bermakna menumbuhkan rasa semangat untuk mengerti, memahami, dan melaksanakan atas nilai-nilai kehidupan berdasarkan prinsip-prinsip ketuhanan.

5. SLOGAN DAN YEL - YEL

Slogan dalam program dari Character Education ini adalah "Transformasi Mental, Moral, dan Spiritual"

Sementara yel-yel dalam kegiatan Character Education ini menggunakan kata "SANG JUARA" yang tentunya bukan hanya sekedar kata yang diteriakan oleh peserta dalam kegiatan namun memiliki makna yang sangat fundamental. Adapun kepanjangan dari yel-yel SANG JUARA yakni : Semangat Kebangsaan, Adaptif, Normatif, Gotong Royong, Jujur, Unggul, Amanah, Religius, dan Arif Bijaksana.


6. SUSUNAN KEORGANISASIAN

Sebagai sebuah organisasi CEBT 135 tentu memiliki susunan organisasi yang telah di sepakati bersama, sebagaimana dalam rangka menjalankan roda organisasi maka dibentuklah sebuah susunan organisasi CEBT 135 yang terdiri: Dewan Pelindung; Penanggungjawab; Sterring Comitte; dan Pengurus Inti terdiri atas: Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara; adapun Seksi Bidang organisasi CEBT 135 terdiri:
  1. Seksi Bidang Pelatihan dan Training dasar pendidikan karakter
  2. Seksi Bidang Informasi dan Komunikasi dalam jaringan media sosial
  3. Seksi Bidang Hubungan Masyarakat
  4. Seksi Bidang Kreatifitas Usaha dan Dana
  5. Seksi Bidang Personalia & Pengembangan organisasi
  6. Seksi Bidang Olahraga, Bakat dan Minat 

7. PROGRAM UMUM CEBT 135

Dalam rancangan besar kegiatan CEBT 135, secara umum terdiri atas :
  1. CEBT Training; kegiatan ini berbentuk training dasar yang berbasis karakter dan diadakan khusus untuk kalangan pelajar baik itu SD, SMP, maupun SMA/Sederajat.
  2. CEBT Seminar; kegiatan ini berbentuk seminar yang bertujuan untuk meningkatkan pengembangan karakter dan kemandirian dan diadakan bagi pelajar dan pemuda, serta mahasiswa.
  3. CEBT Diklat; kegiatan ini berbentuk pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengembangan kemandirian dan diadakan bagi pelajar, pemuda, dan mahasiswa.
  4. CEBT Cup; kegiatan ini berbentuk tournamen bagi pelajar, pemuda, dan mahasiswa. Kegiatan ini sifatnya kompetisi baik itu dalam bakat dan minat, olahraga, dan kreatifitas lainnya.
Sebuah langkah dalam pembangunan aspek mental sangatlah penting oleh karena itu perlunya kerjasama dari semua pihak untuk dapat mewujudkan impian bersama yaitu membentuk generasi berkarakter dalam rangka mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


Sumber :
Kemendiknas, 2010
Sekretariat CEBT 135


Editor : Mustofa, S.Pd

Comments

Popular posts from this blog

Dasar Hukum Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Indonesia

Nilai Penting Karakter Menurut Tokoh Pendidikan Karakter

Tokoh Penting Dalam Pendidikan dan Pendidikan Karakter di Indonesia